Kenali Bahasa Cinta Kita untuk Kelanggengan Hubungan

 
 
 
MK.COM – Dear Muslimah…
Di antara kita pernah ya mengalami miskom (missed communication) dengan orang lain. Atau kadang seakan nggak nyambung kalau ngobrol dengan orang tertentu. Siapa yang salah, kita atau dia?
 
Dear Muslimah…
Sebetulnya nggak ada yang salah kok. Hanya saja, gaya seseorang berbeda dengan gaya orang lainnya. Ini salah satu keunikan yang Allah ciptakan untuk semakin mewarnai kehidupan dunia.
 
Menurut Dr. Gary Chapman dengan teorinya Five Love Languages (5 Bahasa Cinta) bisa sedikit membantu kita dalam berhubungan dengan orang lain. Bahasa cinta adalah cara orang mengekspresikan perasaan cintanya pada orang lain. Bila cara tersebut dilakukan oleh orang lain kepadanya maka itu akan membuatnya merasa disukai dan dihargai.
 
Nah, yang membuat terkadang kita kurang cocok/kurang nyaman dengan seseorang bisa dari berbedanya bahasa cinta yang kita miliki. Sebab setiap orang memiliki bahasa cintanya masing-masing. Penting bagi kita untuk tahu mana bahasa cinta yang utama bagi kita, dan juga bagi orang lain yang berarti untuk kita.
 
Teman, sahabat, kakak, adik, anak, terlebih orangtua dan suami, adalah orang-orang berarti dalam hidup kita. Jangan sampai, hanya karena berbeda bahasa cinta, kita jadi cekcok dengan orang-orang yang berharga ini. Perbedaan karakter, gaya, bahasa, dan sebagainya nantinya tidak lagi menjadi peretak komunikasi antar pribadi kita.
 
Ini adalah lima bahasa cinta, di antara kita punya semua ini, namun pilihlah dua bahasa cinta yang paling menyentuh hati dan paling berarti/berkesan untuk kita.
 
1. Words of Affirmation (Kata-kata)
Tipikal orang tertentu sangat merasa dihargai dengan pujian. Selain memujinya, bisa juga dengan mengeluarkan kalimat-kalimat yang membangun. Misal, ketika baru bertemu kembali dengan sahabat yang sudah lama tidak jumpa, mengucapkan “MaasyaaAllah.. Keren banget penampilanmu sekarang, kelihatan lebih cantik dan berwibawa dengan kacamata.”, daripada mengatakan “Kamu sekarang pakai kacamata? Minus berapa? Suka nonton TV di ruang gelap ya? Eh layar HP juga bisa bikin minus mata lho. Dijaga ya matanya…”
 
Nggak ada yang salah dengan pernyataan kedua, tetapi bagi orang tertentu, yang memiliki bahasa cinta di kata-kata, sama saja kita sudah menyalahkannya karena tidak bisa menjaga kesehatan mata. Biasanya, orang dengan bahasa cinta ini akan semangat jika dipuji dan akan mentah jika tidak diapresiasi pekerjaannya.
 
2. Quality Time (Kebersamaan yang Berkualitas)
Persahabatan bisa terbangun dengan quality time. Bisa menghabiskan waktu bersama sangat berarti baginya. Misalnya, pernah nggak ngobrol berjam-jam dengan orang lain? Nah, biasanya karena quality time adalah hal penting untuk dibangun bersama. Menikmati waktu dengan sekadar duduk bersama dengan orang tua kita, misalnya, itu dapat meningkatkan kadar cinta di antara mereka.
 
3. Receiving Gifts (Hadiah)
Orang dengan bahasa cinta hadiah sangat menyukai semua bentuk hadiah, besar atau kecil, kejutan sepele pun bisa sangat berarti. Jadi kalau kita melihat suami/istri kita sedang marah, hal pertama yang terpikirkan adalah membelikan hadiah untuk menghibur dan menyenangkannya. Walau hanya dengan memasak makanan sederhana untuk memberi kejutan istrinya, atau walau sekedar memberi boilpoint lucu sebelum berpisah dengan adik, itu sangat berharga.
 
4. Acts of Service (Tindakan Melayani)
Tipikal orang berbahasa cinta ini sangat suka dilayani. Ia akan merasa dihargai dan dicintai ketika ada orang yang membawakan tasnya, memijat pundaknya yang pegal, atau suami yang menyucikan piring demi meringankan beban istrinya. Kesenangan baginya jika ada yang menawarkan diri untuk membantu tugas dan pekerjaannya. Atau jika melihat kesungguhan orang lain dalam membahagiakannya.
 
5. Physical Touch (Sentuhan Fisik)
Orang bertipikal bahasa cinta ini sangat menyukai genggaman tangan dan pelukan hangat. Orang yang berbahasa cinta kategori physical touch bisa kita lihat dengan caranya dalam menghibur orang lain. Ketika berhadapan dengan orang yang sedang sedih, apa yang dilakukan? Kalau secara otomatis kita memeluknya, menggenggam tangannya,menyentuh punggungnya, mengelus kepalanya, atau bahkan mengusap air matanya, maka salah satu bahasa cinta kita adalah physical touch. Dengan sentuhan hangat bisa menjadi mood boster tersendiri bagi orang berbahasa cinta ini.
 
Mengenali bahasa cinta ini kita gunakan untuk mengetahui kecendrungan kita terhadap kebutuhan kita dalam hubungan dengan orang lain. Semoga bisa bermanfaat membuat hubungan kita dengan sahabat, keluarga, dan suami kita jadi langgeng ya, Dear..[]
 
Oleh: Crafty Rini Putri (Islamic Counselor)