Regenerasi Kulit

 
 
MK.COM – Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh kita, dimana ia merupakan organ terbesar yang dimiliki oleh tubuh, memiliki luas permukaan sekitar 1,5 hingga 2 m² pada orang dewasa dan memiliki ketebalan mencapai 2 sampai 3 mm. Kulit mempunyai sekitar 650 kelenjar keringat, 60.000 melanosit, 20 pembuluh darah, serta ribuan ujung saraf. Masya Allah, sungguh menakjubkan bukan ciptaan Allah?
 
Lalu apa saja peranan kulit? Kulit berperan diantaranya untuk:
 
# Melindungi tubuh dari berbagai macam patogen atau organisme penyebab infeksi
# Melindungi struktur internal tubuh dari kerusakan mekanis seperti trauma atau kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia maupun sinar UV
# Menerima rangsangan sensorik dari lingkungan eksternal
# Melindungi tubuh dari kehilangan air secara berlebihan yaitu dengan membantu menyimpan cairan tubuh
# Pengatur suhu tubuh
# Pembentukan vitamin D dengan bantuan sinar matahari pagi
# Sebagai indera peraba
# Sebagai jalur pembuangan cairan atau racun dalam tubuh melalui kelenjar keringat
# Sebagai tempat penyimpanan lemak tubuh
 
Kulit tersusun dari tiga lapisan yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis atau jaringan subkutan. Epidermis adalah bagian terluar kulit. Epidermis membentuk lapisan terluar dengan ketebalan sekitar 0,1 mm pada kelopak mata hingga sekitar 1 mm pada telapak tangan dan kaki. Adapun dermis membentuk bagian terbesar kulit dengan memberikan kekuatan dan struktur pada kulit. Dermis atau korium (Kulit Jangat) adalah lapisan jaringan ikat yang berada di bawah epidermis. Dermis terdiri dari serabut saraf, kelenjar keringat, kelenjar sebasea/minyak, dan folikel rambut. Di bawah dermis terdapat hipodermis. Hipodermis atau jaringan subkutan merupakan lapisan kulit yang paling dalam. Lapisan ini terutama berupa jaringan adipose/lemak yang memberikan bantalan antar lapisan kulit dan struktur internal seperti otot dan tulang.
 
Berbicara tentang regenerasi kulit, proses ini diperankan oleh bagian epidermis. Epidermis terdiri atas 4 lapisan, ada juga yang merinci hingga 5 lapisan (dari lapisan yang paling atas sampai yang terdalam), yaitu..
 
1. Lapisan Tanduk (Stratum Korneum), merupakan lapisan kulit paling luar dari tubuh, lapisan ini mengalami deskuamasi (pengelupasan) secara terus menerus. Berbagai sel penyusun jaringan ini akan dihidrolisis menjadi kreatin (zat tanduk) yang tahan air, oleh karena itu lapisan ini tersusun oleh sel – sel mati. Stratum korneum tidak dilapisi pembuluh darah, sehingga apabila mengelupas tidak akan menimbulkan rasa sakit dan tidak mengeluarkan darah.
 
2. Lapisan Malphigi (Stratum Granulosum), merupakan lapisan kulit yang disusun oleh sel – sel hidup yang mendapatkan nutrisi dari pembuluh kapiler darah pada lapisan dermis. Lapisan malphigi merupakan lapisan yang berperan dalam memberikan warna pada kulit manusia. Zat utama dalam pewarnaan kulit ini disebut dengan melanin. Kadar melanin inilah yang menentukan perbedaan warna kulit, sehingga ada yang berkulit hitam, putih, sawo matang, dll. Tertumpuknya melanin pada suatu tempat akan membentuk bintik berwarna hitam dan tahi lalat.
 
3. Lapisan Spinosum (Stratus Spinosum), merupakan lapisan kulit yang disusun oleh berbagai sel yang tidak beraturan bentuknya. Sel – sel pada lapisan ini memiliki kemampuan untuk membelah diri. Lapisan ini berfungsi untuk menjaga kekuatan dan kelenturan kulit.
 
4. Lapisan Basal (Stratum Germinativum), merupakan lapisan kulit yang secara kontinyu terus membelah diri untuk memperbarui bagian epidermis yang rusak. Lapisan Ini merupakan lapisan paling bawah dari bagian epidermis. Lapisan basal selalu membentuk kulit yang baru sehingga kulit terjaga secara periodik.
 
Regenerasi kulit merupakan proses perbaikan kulit yang ada di seluruh tubuh. Regenerasi ini berfungsi memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dengan sel-sel kulit yang baru. Sebenarnya pengelupasan sel kulit mati (deskuamasi) pada stratum korneum secara otomatis terjadi setiap hari. Diperkirakan setiap hari kita mengalami kehilangan sel kulit sebanyak 250 gram, tetapi selalu diimbangi dengan pembentukan sel kulit baru. Secara keseluruhan lapisan kulit akan diperbarui setiap 28 hari.
 
Berdasarkan hasil studi, regenerasi sel kulit lebih aktif dua kali lipat pada malam hari dibandingkan siang hari. Oleh karena itu, banyak krim perawatan wajah yang digunakan pada malam hari sebagai nutrisi tambahan untuk proses regenerasi.
 
Untuk mengoptimalkan regenerasi kulit, berikut beberapa anjuran perawatan kulit :
1. Pilihlah sabun pembersih dan pelembab sesuai dengan jenis kulit kita, khususnya dalam merawat kulit wajah
2. Menggunakan tabir surya, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan
3. Mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan
4. Mengonsumsi makanan tinggi protein
5. Banyak minum air putih minimal 2 liter per hari
6. Menghindari rokok dan minuman keras
7. Berolahraga teratur
8. Beristirahat cukup dan hindari begadang
9. Memakai masker atau krim penutrisi wajah atau lulur untuk badan
 
Nah, demikian sobat muslimah sekilas info tentang kulit dan proses regenerasinya. Semoga bermanfaat 🙂
Oleh: dr. Nur Laila Fitriati Ahwanah (Member Komunitas Muslimah Kreatif)

Rate this article!
Regenerasi Kulit,0 / 5 ( 0votes )