Islam Memuliakan Perempuan

 
MK.COM – Perempuan memang spesial, mereka punya hari khusus. Bukan hanya hari nasional seperti hari kartini bahkan sampai mendunia. Tapi tahukah kita? Bahwa Islam sudah lama sekali memuliakan wanita. Bahkan Islamlah yang mengangkat derajat kaum hawa ini. Lalu apa saja aturan Islam yang sangat memuliakan wanita itu?
 
Berhijab
 
Allah memerintahkan kita untuk berhijab secara sempurna ketika di luar rumah. Hal ini sudah jelas dijabarkan dalam surat An-nur : 31 dan Al-Ahzab : 59. Aturan ini sebagai penjagaan, karena aurat itu harus ditutup dear dan perempuan bukan barang obralan yah.
 
Berpergian dengan mahram
 
Islam sangat melindungi perempuan. Makhluk lembut ini perlu dijaga dimanapun mereka berada. Dalam hal berpergian pun harus dijaga dengan hadirnya mahram dalam perjalanan mereka (Jika perjalanan tersebut lebih dari 24 jam).
 
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 
لاَ يَحِلُّ لامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُسَافِرَ مَسِيرَةَ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ لَيْسَ مَعَهَا حُرْمَةٌ
 
“Tidak halal (boleh) bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir safar sejauh sehari semalam (perjalanan) dengan tanpa mahram (yang menyertainya)”. [HR. Imam Bukhari (Fathul Baari II/566), Muslim (hal. 487) dan Ahmad II/437; 445; 493; dan 506]
 
Tidak Wajib Bekerja
 
Perempuan dan laki-laki punya fungsi dan kriterianya masing-masing. Suami wajib bekerja dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga. Sementara istri tidak wajib bekerja. Setiap perempuan di dalam Islam mempunyai wali yang menjadi sandaran baginya dan menjamin dirinya dalam menjalani kehidupan. Subhanallah. Allah berfirman:
 
‎الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ
 
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (An-Nisaa: 34)
 
Izin Suami/Wali
 
Satu lagi aturan Islam yang sangat menjaga perempuan. Kemanapun kita pergi maka harus izin kepada suami atau wali kita. Aturan ini bukan untuk mengekang perempuan tapi sebagai bentuk perlindungan kepada perempuan. Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, perempuan punya wali bagi dirinya (Baca suami bagi yang sudah menikah. Dan ortu/kakak laki-laki bagi yang belum menikah).
 
Izin kepada suami atau wali ini untuk selalu mengetahui keberadaan dan kemanan perempuan. Kebayang dong kalau kita tidak izin, kalau terjadi apa-apa (Naudzubillahi min dzalik) maka tidak ada yang mengetahui. InsyaAllah di tengah era digital seperti ini tentu akan memudahkan kita.
 
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 
إِذَا اسْتَأْذَنَكُمْ نِسَاؤُكُمْ بِاللَّيْلِ إِلَى الْمَسْجِدِ فَأْذَنُوا لَهُنَّ
 
Apabila istri kalian meminta izin kepada kalian untuk berangkat ke masjid malam hari, maka izinkanlah… (HR. Ahmad 5211, Bukhari 865, dan Muslim 1019)
 
Al-Hafidz Ibnu Hajar memberikan catatan untuk hadis ini:
 
قال النووي واستدل به على أن المرأة لا تخرج من بيت زوجها إلا بإذنه
 
An-Nawawi mengatakan, hadis ini dijadikan dalil bahwa wanita tidak boleh keluar dari rumah suaminya kecuali dengan izinnya. (Fathu Bari, 2/347).[]
 
Penulis: Harada An (Muslimah Care)

Rate this article!
Tags: