Pentingnya Memperhatikan Komunikasi Nonverbal Disamping Verbal

MK.COM – Apa itu komunikasi nonverbal? Mungkin ada yang bertanya-tanya ya. Komunikasi nonverbal itu bagian dari komunikasi antarmanusia. Manusia berinteraksi satu sama lain menggunakan komunikasi. Nah, ada komunikasi verbal, ada nonverbal. Komunikasi verbal insyaaAllah udah dipahami ya. Iya, betul. Komunikasi verbal menggunakan sarana kata-kata. Berarti nonverbal? Kebalikannya.

Aisyah pernah meriwayatkan sebuah hadits tentang model komunikasi Rasulullah SAW, yaitu:
 
“Sesungguhnya Rasulullah tidak melontarkan perkataan sebagaimana yang kalian lakukan. Beliau selalu mengatakan sesuatu secara sistematis. Kata-katanya bisa dihitung dengan jari. Terkadang beliau mengucapkan satu kalimat dengan tiga kali pengulangan agar lebih mudah dalam menghapalnya.”
 
Rasulullah SAW juga berkomunikasi secara verbal, namun beliau juga menggunakan model komunikasi nonverbal. Misalnya dalam hadits di atas. Cara Rasulullah mengucapkan sesuatu dengan melakukan pengulangan termasuk komunikasi nonverbal.
 
Komunikasi nonverbal tidak menggunakan kata-kata secara langsung. Ia menggambarkan seluruh isi pesan lebih daripada kata-kata. Karenanya ada makna universal dibalik model komunikasi ini, walaupun bisa saha karna adat istiadat atau budaya suatu kaum menjadikannya bermakna khusus.
 
Dalam buku Body Movement and Interpersonal Communication, Bull menjelaskan komunikasi nonverbal ini mencakup intonasi dan tekanan suara, ekspresi wajah, gerakan tubuh, tatapan, jarak antarindividu. Inilah alasan komunikasi nonverbal menjadi penting dalam interaksi manusia. Jika komunikasi nonverbal digunakan untuk mengungkapkan ide, gagasan, pemikiran dan perasaan, maka akan berdampak positif bagi kualitas hubungan antarmanusia.
Menarik kan?
 
Nah, seorang ahli konseling, Gadza, dalam bukunya Group Counseling : A Development Approach menjabarkan komunikasi nonverbal menjadi 4 kategori:
 
1. Waktu
 
Apa maksudnya? Artinya… Sikap seseorang dalam menggunakan waktu adalah cerminan komunikasi nonverbal. Misal seseorang datang tepat waktu, atau lebih awal dari waktu yang ditentukan, atau terlambat.
 
2. Badan
 
Cukup banyak komunikasi nonverbal yang bisa tercermin dari badan/tubuh seseorang.
 
– Kontak mata ; menatap lawan bicara, menatap ke bawah, menatap ke objek lain
– Mata ; berbinar, berair, terbuka lebar
– Kulit ; pucat, berkeringat, fresh, cerah
– Postur ; tegap, membungkuk, letih
– Ekspresi muka ; sedih, berkerut, cemberut, senyum, senang
– Gerakan tangan dan jari ; menggerak-gerakkan tangan tanpa tujuan, menggigit kuku, menggaruk-garuk kepala, gemetar
– Gerakan tertentu ; menggigit bibir, mengangkat bahu, mengedipkan mata
 
3. Nada suara
 
– Tekanan suara ; monoton, datar, terputus-putus
– Kecepatan ucapan ; cepat, sedang, lambat
– Kekuatan suara ; kuat/nyaring, sedang, halus/lembut
– Cara mengucapkan ; teratur atau tidak, berubah-ubah atau tidak
 
4. Lingkungan
 
– Posisi ; menjauh atau mendekat
– Pengaturan lingkungan fisik ; berantakan, rapih menarik
– Pakaian ; kusut, sederhana, mewah, biasa, rapih
– Posisi dalam ruangan ; terlindung oleh meja, duduk di kursi biasa, berdiri di belakang/tertutup oleh badan orang lain, berdiri membelakangi.
 
Dengan mengetahui macam-macam komunikasi nonverbal ini paling tidak kita jadi belajar lebih memahami berbagai kemungkinan dari komunikasi kita dengan orang lain sehingga kita lebih hati-hati, tidak sekadar sesuai persepsi atau keinginan kita pribadi. Pelajari lebih lanjut ya makna-makna dibalik model komunikasi nonverbal agar kita dapat membentuk sinyal yang lebih baik dalam berhubungan dengan orang lain. Oke Dear…[]
 
Penulis : C. Rini Putri (Islamic Counselor)
Tags: